Jakarta (JagatNU.com) – Lembaga Dakwah PBNU menggelar Sarasehan Dakwah Internasional dalam rangka menyambut gelaran puncak Resepsi Satu Abad Nahdlatul Ulama, pada Ahad, 5 Februari 2023/14 Rajab 1444H di Pondok Pesantren Nurul Cholil Bangkalan Madura Jawa Timur.
Mengusung tema Mendigdayakan Dakwah NU Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru. Hadir sebagai narasumber dalam sesi I:
- Dr. KH. Ahmad Fakhrur Rozi (Ketua PBNU)
- Prof. Dr. Irfan Idris, MA. (Direktur Pencegahan BNPT RI)
- Brigjen Pol. Tubagus Ami Primdani, S.IK. M.Si (Direktur Pencegahan Densus 88 Mabes Polri)
- Gus Islah Bahrawi (Pengamat Terorisme)
Dipandu moderator KH. Ahmad Nurul Huda.
Pada sesi II mengadirkan:
- Prof. Sheikh Salim Alwan (Darul Fatwa Australia)
- Prof. Dr. H. Ahidul Asror, M.Ag. (Dekan Fakultad Dakeah dan Komunikasi UIN KHAS Jember)
- Dr. KH. Ilhamullah Sumarkhan, MA. (Ketua LD PWNU Jawa Timur)
Dipandu Dr. Khoirul Faizin, M.Ag.
Acara ini dirangkai dengan launching buku karya Dai Daiyah NU yang berjudul Mendigdayakan Dakwah NU dan buku Overdosis Beragama karya Wildani Hefni.
Ketua Panitia, KH. Ghufron Mubbin, menyampaikan acara ini adalah upaya mendigdayakan dakwah NU.
“Dakwah NU harus mengglobal ini adalah salah satu upaya yang dilakukan lembaga dakwah,” tutur Ghufron.
Sementara itu Ketua Lembaga Dakwah PBNU, KH. Abdullah Syamsul Arifin mengharapkan kegiatan ini memberi dampak bagi perkembangan dakwah NU.
“Sesuai arahan Ketum PBNU dakwah NU harus mendunia, juga harus beradaptasi dengan zaman tanpa meninggalkan akar mulanya, saya yakin dakwah NU akan kembali digdaya,” tutur Gus Aab.
Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus LD PBNU, pengurus LD PWNU Jawa Timur, pengurus LD PCNU se Jawa Timur dan perwakilan beberapa pengurus PCINU.